- Polantas Presisi Hadir di Tengah Masyarakat, Satlantas Polres Luwu Utara Gencar Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas
- Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026, Kapolda Sulsel Dorong Ketahanan Pangan Nasional di Pangkep
- Kapolsek Baebunta Bersama Warga Bersihkan Masjid Terdampak Banjir, Wujud Kepedulian Polri di Tengah Musibah
- Bhabinkamtibmas Polsek Baebunta Pantau Banjir Akibat Luapan Sungai Rongkong di Baebunta Selatan
- Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasda Polda Sulsel Tahap I TA 2026, Kapolda Tekankan Perbaikan dan Akuntabilitas Kinerja
- Kapolda Sulsel Hadiri Pemusnahan Rokok dan Minuman Beralkohol Ilegal oleh Kanwil DJBC Sulbagsel
- Pastikan Kesiapan Personil, Kasi Propam Polres Luwu Utara Pimpin Apel Serah Terima Piket Fungsi
- Bhabinkamtibmas Masamba Hadir di Tengah Warga, Masjid Dukung Gotong Royong Pembangunan
- Cegah Kecelakaan, Satlantas Luwu Utara Gencarkan Edukasi Lalu Lintas
- Pererat Kebersamaan, Bhabinkamtibmas Mappedeceng Bersama Warga menggelar kegiatan gotong royong
Bagikan Ribuan Paket Sembako, Ops NCS Polri Bawa Pesan Pilkada Damai di Jawa Timur
Bagikan Ribuan Paket Sembako, Ops NCS Polri Bawa Pesan Pilkada Damai di Jawa Timur

Surabaya - Operasi Nusantara Cooling System (NCS) Polri menggelar kegiatan Silaturahmi Kamtibmas dan Bakti Sosial di Gedung Sport Center, UIN Sunan Ampel, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/8/2024). Sebanyak 5.400 paket sembako dibagikan kepada masyarakat di beberapa polres yang berada di wilayah Polda Jatim.
Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh.1.522 orang dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi/Kota/Kabupaten, tokoh masyarakat, tokoh agama, mahasiswa hingga komunitas ojek online. Kasatgas Preemtif Ops NCS Polri Brigjen M Rudy Syafirudin mengatakan berharap dengan kegiatan ini pesan-pesan kamtibmas pada saat silaturahmi dengan tokoh-tokoh tersebut bisa sampai kepada masyarakat.
Harapkan kami dengan kegiatan ini pesan-pesan kamtibmas terkait pemilu damai, dimana kita mendekati pilkada hiruk-pikuk situasi politik semakin panas. Kehadiran kami di sni untuk menyampaikan dan mengingatkan bersama tokoh masyrakat dan pemuda tokoh agama, kiai pendeta dan elemen masyarakat lainnya ayo gelorakan pemilu damai, ayo sama-sama ciptakan pemilu damai aman, nyaman dan tentram,” kata Direktur Pembinaan dan Ketertiban Masyarakat Baharkam Polri ini.
Baca Lainnya :
- Kaops NCS Polri Minta Polda Jatim Optimalkan Cooling System Jelang Pilkada Serentak 0
- Tim minggu kasih disambut gembira oleh warga Dusun Timoranda0
- Supervisi dan Pelatihan Aplikasi EWS Dan DORS di Polda Sulsel Oleh Tim Mabes Polri0
- Bareskrim Sita 1.883 Balpress, Kabareskrim Ungkap untuk Selamatkan Industri Lokal dan Bisnis UMKM 0
- Tim Jumat Curhat Polda Sulsel Sambangi Kantor Camat Ujung Tanah0
Untuk itu, dengan suksesnya pilpres kemarin, NCS Polri juga mengajak partisipasi masyarakat untuk mewujudkan Pilkada Serentak 2024 yang aman dan damai. Dirinya mengakui tanpa kerja sama antara Polri dan masyarakat, pengalaman pelaksanaan pemilu tidak dapat tercipta.
Tanpa masyarkat informasi (pesan pemilu damai) ini akan berhenti dengan sendirinya.Tetapi dengan adanya masyarakat sama-sama berpartisipasi aktif, maka informasi terhadap Kamtibmas menjelang pemilu damai akan tersampaikan,” tuturnya.
Diungkapkan ada empat wilayah di Kabupaten/Kota Provinsi Jatim masuk kategori rawan yakni, Jember, Banyuwangi, Sampang dan Lumajang. Namun dirinya optimistis bahwa situasi tidak akan memanas apalagi terjadi konflik horizontal akibat dari kepentingan kelompok dan dengan golongan yang mengusung isu-isu provokatif bernada SARA.
"Pengamanan pilpres kemarin cukup adem, merah ini rawan tapi alhamdulillah tidak terjadi apa-apa, itu riak-riak saja di permukaan di bawah baik-baik, di luar merah di dalam putih," tandas Rudy
Bahkan sebelum kegiatan silaturahmi Kamtibmas dan Baksos ini, Kapolda Jatim Irjen Imam Sugianto, Kaops NCS Polri Irjen Asep Edi Suheri beserta para Kasatgas telah memberikan tekanan kepada anggota Polda Jatim dan jajaran 39 polres. Dirinya berharap Arahan tersebut, para Kasatwil dapat melakukan deteksi dini dan mengelola potensi konflik hingga pilkada serentak berjalan dengan lancar.










