- Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi di Wilayah Sulawesi Selatan
- Polda Sulsel Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme
- Perkuat Keamanan Wilayah, Polsek Baebunta Intensifkan Patroli Dialogis di Titik Keramaian
- Polantas Humanis Hadir di Tengah Masyarakat, Satlantas Polres Luwu Utara Intensifkan Edukasi Kamseltibcar
- Perkuat Silaturahmi dan Kebersamaan, Kapolda Sulsel Gelar Shalat Idul Adha 1447 H dan Halal Bihalal di Mapolda*
- Polantas Presisi Hadir di Tengah Masyarakat, Satlantas Polres Luwu Utara Gencar Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas
- Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026, Kapolda Sulsel Dorong Ketahanan Pangan Nasional di Pangkep
- Kapolsek Baebunta Bersama Warga Bersihkan Masjid Terdampak Banjir, Wujud Kepedulian Polri di Tengah Musibah
- Bhabinkamtibmas Polsek Baebunta Pantau Banjir Akibat Luapan Sungai Rongkong di Baebunta Selatan
- Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasda Polda Sulsel Tahap I TA 2026, Kapolda Tekankan Perbaikan dan Akuntabilitas Kinerja
Bhabinkamtibmas Pantau Lokasi Longsor Desa Sassa, Akses Warga Lumpuh Total!
Bhabinkamtibmas Pantau Lokasi Longsor Desa Sassa, Akses Warga Lumpuh Total!

Luwu Utara, SouthSulawesiNews25 — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, sejak dini hari, Senin (27/10/2025), mengakibatkan tanah longsor di Jalan Poros Dusun Sassa–Buso–Pulao, Desa Sassa. Material tanah dan bebatuan menutup penuh badan jalan, membuat akses warga ke empat dusun di wilayah utara terputus total.
Berdasarkan pantauan di lapangan, longsor terjadi sekitar pukul 08.30 WITA. Tebing di sisi jalan yang lebih tinggi dari permukaan aspal ambruk setelah diguyur hujan berjam-jam. Ketiadaan saluran drainase membuat air hujan mengalir langsung ke badan jalan hingga membentuk aliran seperti sungai, sebelum akhirnya menggerus tanah di sisi tebing.
Baca Lainnya :
- Sat Lantas Polres Luwu Utara Intensifkan Patroli Biru di Masamba, Jaga Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas di Malam Hari0
- Donor Darah Serentak Warnai Peringatan HUT ke-74 Humas Polri, Polres Luwu Utara Wujudkan Semangat Polisi Humanis0
- Polisi Hadir di Tengah Masyarakat, Sat Samapta Polres Luwu Utara Jaga Kondusifitas Malam Akhir Pekan0
- Peduli Keselamatan Pelajar, Polsek Bone-Bone Jemput Puluhan Siswa SMPN 1 Bone-Bone Pulang Sekolah0
- Dukung Program Kapolres Luwu Utara, Polsek Sabbang Gelar Donor Darah0
Akibatnya, jalur penghubung antar dusun—Pulao, Buso, Waringin Sari, dan Benteng To Barani—tak bisa dilalui kendaraan bermotor. Aktivitas warga pun lumpuh. Sejumlah guru yang hendak mengajar di SDN Buso terpaksa kembali karena jalan tertutup, sementara truk pengangkut hasil kebun seperti kelapa sawit terjebak di lokasi.
Selain menjadi jalur utama antar dusun, jalan yang tertimbun longsor juga merupakan akses penting menuju area perkebunan warga. Kondisi ini membuat banyak warga terisolasi sementara waktu.
Bhabinkamtibmas Desa Sassa, Aiptu Frederik S., segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga. Ia melakukan pengecekan, dokumentasi, dan menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melintas di sekitar area longsor.
“Kami sudah melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan pemerintah desa agar langkah darurat segera dilakukan. Jika curah hujan masih tinggi, potensi longsor susulan bisa terjadi,” ujar Aiptu Frederik di lokasi kejadian.
Dari hasil pemantauan, kontur jalan poros yang berbentuk cekungan dengan kondisi tanah menurun dinilai sangat rawan longsor. Bila tidak ada penanganan drainase dan perbaikan tebing penahan, peristiwa serupa berpotensi berulang setiap musim hujan.
Pihak kepolisian merekomendasikan agar pemerintah desa bersama instansi terkait segera mengambil langkah cepat membuka akses jalan bagi warga yang tinggal di wilayah utara Desa Sassa. Warga berharap bantuan alat berat segera diturunkan agar jalur transportasi dan perekonomian masyarakat kembali normal.










