- Polda Sulsel Gelar Buka Puasa Bersama TNI-Polri dan Forkopimda Sulsel, Dirangkaikan Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M
- Kabidpropam Polda Sulsel Sampaikan Hasil Sidang Etik, Dua Personel Polres Toraja Utara Dijatuhi Sanksi PTDH
- Patroli Gabungan Forkopimda, Polres Luwu Utara Sisir Wilayah Rawan Konflik Selama Ramadhan
- Pastikan Ibadah Tarawih Berjalan Khusyuk, Sat Lantas Polres Luwu Utara Amankan Arus Lalu Lintas di Masjid Nurul Haq
- Kapolda Sulsel Buka Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Ketupat 2026, Pastikan Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H
- Kabidpropam Polda Sulsel Sampaikan Fakta Persidangan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Personel dalam Kasus Narkoba
- Polres Luwu Utara Klarifikasi Isu Viral Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi dalam Sindikat Mobil Bodong
- Tebar Kepedulian di Bulan Ramadhan, Satresnarkoba Polres Luwu Utara Bebagi Takjil,.
- Doorstop Kapolda Sulsel Terkait Perkembangan Penyidikan Kasus Penganiayaan Bripda Dirja Pratama
- Polda Sulsel Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers, Perkuat Sinergi Polri dan Media
Paguyuban Alumnus Akpol 2005 Distribusikan Bantuan Korban Bencana Alam di Sumatera
Paguyuban Alumnus Akpol 2005 Distribusikan Bantuan Korban Bencana Alam di Sumatera

ACEH,– Paguyuban Tathya Dharaka Akpol 2005 kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Bantuan itu diterima oleh Kapolres Pidie, Kapolres Tapsel, Kapolres Tapteng, Kapolres Lhokseumawe, Kapolres Pariaman, Kapolres Bener Meriah, dan Kapolres Humbahas, yang merupakan alumnus Akpol 2005, Kamis (4/12/2025).
Bantuan tersebut kemudian disalurkan kepada warga melalui sejumlah dapur umum masyarakat di wilayah masing-masing.
Baca Lainnya :
- Paguyuban Tathya Dharaka Akpol 2005 Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar0
- Paguyuban Tathya Dharaka Akpol 2005 Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Korban Bencana di Sumatera0
- Gelar Apel Kasatwil, Kapolri: Semangat Polri Tingkatkan Pelayanan untuk Masyarakat 0
- Kapolri Ajak Ojek Online Bersinergi Jaga Kamtibmas0
- Polri Gelar Gerakan Pangan Murah saat Tanam Serentak Kuartal IV0
Setiba di lokasi, bantuan langsung didistribusikan oleh Kapolres ke beberapa titik dapur umum.
“Pengiriman bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar Akpol 2005. Semangat kebersamaan inilah yang selalu kami jaga, terutama saat masyarakat membutuhkan,” ujar Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana.
Jaka Mulyana menegaskan bahwa bantuan dari paguyuban alumni tersebut sangat berarti bagi warga di wilayah Pidie yang tengah menghadapi dampak banjir. Ia memastikan seluruh bantuan segera digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang masih bertahan di pengungsian.
Bantuan di Pidie disalurkan ke Dapur Umum Gampong Puuk Kecamatan Kembang Tanjung, Dapur Umum Gampong Jojo Kecamatan Mutiara Timur, serta Dapur Umum Kemukiman Beureueh Kecamatan Mutiara. Setiap titik menerima paket berisi 50 sak beras 5 kg, 15 dus sarden, 2 dus minyak goreng, 10 papan telur, 1 lusin sarden tambahan, 20 kg gula pasir, 1 dus teh, dan 1 dus Royco.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan, yang juga menerima dan menyalurkan bantuan di wilayahnya, mengatakan bahwa kehadiran bantuan ini sangat membantu percepatan pemulihan pascabencana.
“Kami pastikan bantuan Akpol 2005 langsung diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ini wujud nyata solidaritas tanpa batas,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kapolres Humbang Hasundutan (Humbahas) AKBP Arthur Sameaputy. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut memberikan dorongan moral bagi warga yang terdampak banjir.
“Bantuan ini bukan hanya soal logistik, tetapi juga pesan bahwa masyarakat tidak sendiri. Kami dari Akpol 2005 hadir untuk mereka,” katanya.
Nuraini, warga Gampong Puuk, menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat membantu keberlangsungan dapur umum. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Sejak banjir melanda, kebutuhan di dapur umum sangat besar, dan bantuan dari Alumni Akpol 2005 ini sangat membantu,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa kebutuhan seperti beras, sarden, minyak goreng, dan telur merupakan bahan vital untuk memasak bagi warga pengungsi. Relawan di Kemukiman Beureueh pun berharap dukungan serupa terus mengalir hingga kondisi benar-benar pulih.*










