- Penikaman di Pantai Seta-Seta Tewaskan Satu Orang, Kapolres dan Wakil Bupati Turun Redam Kondisi
- Jelang Hari Jadi ke-24 Propam Polri, Sipropam Luwu Utara Berbagi Sembako kepada Warga
- Polda Sulsel Ungkap Perkembangan Penyidikan Dugaan Korupsi dan TPPU Terkait Perizinan di Kabupaten Gowa
- Polrestabes Makassar Transparan Tangani Peristiwa di Tallo, Propam dan Itwasda Lakukan Pendalaman
- Cegah Aksi Balasan, Kapolsek Sabbang Temui Warga dan Kawal Korban melapor ke Polres Luwu Utara
- Cegah Narkoba Menjerat Pelajar, Satresnarkoba Luwu Utara Edukasi Calon Paskibra
- Police Goes to School, Satlantas Luwu Utara Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
- Cegah Tawuran Remaja, Polsek Baebunta Intensifkan Patroli Biru di Sejumlah Desa
- Cegah Pelanggaran Lalu Lintas, Satlantas Luwu Utara Tertibkan Pengendara di Masamba
- IAWP Diikuti 43 Negara, Kapolri Dorong Polwan RI Makin Kompetitif di Tingkat Internasional
Pelatihan Service AC untuk Eks Napiter dan Eks Jamaah Islamiyah, Langkah Inovatif Deradikalisasi
Pelatihan Service AC untuk Eks Napiter dan Eks Jamaah Islamiyah, Langkah Inovatif Deradikalisasi

Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Kemensos Makassar menjadi tuan rumah acara pembukaan pelatihan servis AC yang diikuti 30 peserta, terdiri dari 10 eks peserta bentrok (napiter) dan 20 eks anggota Jamaah Islamiyah (JI). Program ini bertujuan memberikan keterampilan dan mendukung reintegrasi sosial bagi mereka yang pernah terlibat dalam aktivitas radikalisme berbasis kekerasan, Selasa (21/01/25).
Acara ini menampilkan sejumlah tokoh penting, termasuk personel Densus 88 Antiteror, Satgaswil Densus 88 dari berbagai wilayah, serta perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Polda Sulsel, dan pemerintah daerah. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif ini yang diharapkan dapat memperkuat deradikalisasi melalui pendekatan kewirausahaan.
Baca Lainnya :
- Hadiri Pelatihan Penyidik, Kapolri Minta Jajaran Cegah Potensi Kebocoran Anggaran Negara0
- KKB Aske Mabel Tembak Dua Tukang Senso di Yalimo, Satgas Damai Cartenz-2025 Pukul Mundur KKB dan Berhasil Evakuasi Jenazah Korban0
- Satgas Damai Cartenz-2025 Gelar Patroli untuk Pulihkan Keamanan di Yalimo0
- Kapolda Sulteng Bangga atas Dedikasi Personel Brimob dalam Operasi Damai Cartenz di Papua0
- Polri Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Tingkatkan Pengawasan di Wilayah0
Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan Pancasila, dan doa oleh seorang eks napiter. Sambutan disampaikan oleh Kepala BBPPKS Kemensos Makassar, Ka BNPT, Brigjen Pol Torik Triyono, dan perwakilan dari PT Astra International yang menjadi mitra dalam program ini.
Dalam sambutannya, Ka BNPT menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, terutama Densus 88, BBPPKS Kemensos, dan PT Astra. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan kewirausahaan sebagai bagian dari upaya pencegahan terorisme melalui deradikalisasi.
Brigjen Pol Torik Triyono mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan peluang bagi para peserta untuk mandiri. Testimoni dari peserta menunjukkan bahwa mereka kini mampu menghasilkan penghasilan sekitar Rp 3.000.000 per bulan. Densus 88 berkomitmen untuk terus membina para mantan pelaku terorisme melalui berbagai pelatihan seperti servis AC, pertanian, dan perkebunan.
Perwakilan dari PT Astra International menegaskan komitmen mereka dalam memberikan dukungan berupa pelatihan keterampilan, peralatan servis AC, serta wadah komunitas untuk peserta. Dengan menerapkan nilai-nilai Catur Dharma, Astra berharap program ini dapat menjadi sarana reintegrasi sosial yang efektif.










