- Polda Sulsel Mengungkap Kasus Penipuan Online Bermodus Phishing
- Polda Sulsel Gelar Upacara Serah Terima Pataka Pallawa Lipu, Simbol Pergantian Kepemimpinan
- Penikaman di Pantai Seta-Seta Tewaskan Satu Orang, Kapolres dan Wakil Bupati Turun Redam Kondisi
- Jelang Hari Jadi ke-24 Propam Polri, Sipropam Luwu Utara Berbagi Sembako kepada Warga
- Polda Sulsel Ungkap Perkembangan Penyidikan Dugaan Korupsi dan TPPU Terkait Perizinan di Kabupaten Gowa
- Polrestabes Makassar Transparan Tangani Peristiwa di Tallo, Propam dan Itwasda Lakukan Pendalaman
- Cegah Aksi Balasan, Kapolsek Sabbang Temui Warga dan Kawal Korban melapor ke Polres Luwu Utara
- Cegah Narkoba Menjerat Pelajar, Satresnarkoba Luwu Utara Edukasi Calon Paskibra
- Police Goes to School, Satlantas Luwu Utara Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
- Cegah Tawuran Remaja, Polsek Baebunta Intensifkan Patroli Biru di Sejumlah Desa
Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Kepulauan Selayar, Resmikan Gedung Pelayanan dan Sampaikan Arahan Strategis
Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Kepulauan Selayar, Resmikan Gedung Pelayanan dan Sampaikan Arahan Strategis

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan SH, SIK, MH, M.Si., melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Kepulauan Selayar pada Kamis (27/02/25).
Kedatangan Kapolda Sulsel disambut dengan upacara adat, termasuk prosesi pengalungan sarung Salempang oleh Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Adnan Pandibu, SH, SIK dan dilanjutkan Jajar Kehormatan yang dilakukan oleh personel Polres Kepulauan Selayar.
Baca Lainnya :
- Kunjungi Polres Soppeng, Kapolda Sulsel Resmikan Beberapa Fasilitas dan Berikan Arahan Kepada Personel0
- Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pelabuhan Makassar, Tekankan Peningkatan Kepercayaan Publik terhadap Polri0
- Kapolda Sulsel Kunjungi Dua Bocah Korban Penganiayaan di RS Bhayangkara0
- Kapolda Sulsel menempatkan Batu Pertama Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dan Resmikan Rusun Aspol Paccerakkang0
- Polda Sulsel Gelar Peringatan Isra Miraj Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1446 H/ 2025 M0
Sejumlah Pejabat Utama Polda Sulsel turut hadir dalam kunjungan ini, antara lain Irwasda Polda Sulsel, Karo Log Polda Sulsel, Karo SDM Polda Sulsel, Karo Rena Polda Sulsel, Dirpolairud Polda Sulsel, Kabid Humas Polda Sulsel, Kabid Propam Polda Sulsel, Kabiddokkes Polda Sulsel, serta Kabidkeu Polda Sulsel.
Dalam agenda kunjungannya, Kapolda Sulsel meresmikan Gedung Tatag Trawang Tungga, yang menjadi pusat layanan bagi masyarakat. Gedung ini mencakup berbagai layanan kepolisian, termasuk layanan SIM, BPKB, E-Tilang, serta penyuluhan hukum. Kehadiran gedung ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai layanan kepolisian.
Dalam arahannya, Irjen Pol. Yudhiawan pentingnya pentingnya koordinasi, kolaborasi dan komunikasi antara Polri serta pemangku kepentingan lainnya dalam menghadapi potensi bencana alam. Beliau menampilkan pemetaan daerah rawan bencana, pendirian posko bencana, serta penyiapan fasilitas dan personel untuk memberikan pertolongan pertama secara cepat (quick respon).
Selain itu, Kapolda juga mengingatkan tentang pentingnya pergeseran arus lalu lintas di lokasi bencana guna mencegah risiko bagi warga. Ia menekankan perlunya edukasi dan imbauan intensif kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi bencana alam, serta mengikuti perkembangan cuaca dari BMKG.
Selain aspek keamanan dan pelayanan, Kapolda Sulsel juga menyoroti program ketahanan pangan yang tengah digalakkan pemerintah. Program ini bertujuan untuk mendorong kemandirian produksi pangan lokal, mengurangi ketergantungan pada impor, serta memanfaatkan sumber daya alam dan pertanian di wilayah Selayar.
Kapolda menjelaskan skema pembagian hasil panen dalam program tersebut, yakni 40% untuk kelompok tani yang mengelola lahan, 20% untuk modal tanam berikutnya, dan 40% lainnya akan dikelola oleh desa untuk diolah menjadi makanan yang kemudian dibagikan secara gratis kepada siswa sekolah dasar.
Di akhir arahannya, Kapolda menegaskan komitmen Polda Sulsel dalam menegakkan hukum, mencegah pelanggaran internal, serta memperkuat upaya pemberantasan tindak pidana yang menjadi perhatian utama. Beberapa kasus yang menjadi fokus termasuk tindak pidana korupsi, narkoba, judi online, serta perdagangan orang.










