- Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Bone-Bone Patroli hingga Desa Bungapati
- Polres Luwu Utara Tingkatkan Patroli Malam, KRYD Sasar Titik Rawan Gangguan Kamtibmas
- Semarakkan HUT ke-81 RI, Bhayangkara Luwu Utara FC dan APDESI Sajikan Laga Persahabatan Berakhir Imbang 2-2
- PENGGANTIAN KAPOLRI \\\"DIHEMBUS OLEH PIHAK PIHAK TERGANGGU KENYAMANANNYA\\\"
- Polsek Malangke Amankan Rangkaian Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai hingga Porseni
- Program Dukung Taruna Bakti Akpol, Polres Luwu Utara Sambut Kedatangan Taruna di Sekolah Rakyat Terintegrasi 68
- Satlantas Polres Luwu Utara Latih 28 Polisi Cilik, Tanamkan Disiplin dan Jiwa Kepemimpinan Sejak Dini
- Tak Cukup Bukti Permulaan, Sipropam Polres Luwu Utara Hentikan Penyelidikan Dugaan Perselingkuhan Oknum Anggota
- Perkuat Sinergitas Tiga Pilar, Bhabinkamtibmas Polsek Baebunta Sambangi Warga Desa Lawewe
- Kapolda Sulsel Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran Serta Lantik Karolog dan Kapolresta Gowa
Pelatih Timnas Indonesia U-23 Geram atas Kepemimpinan Wasit dalam Kekalahan dari Qatar

Selasa, 16 April 2024, Jakarta -
Pelatih timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, tidak menyembunyikan kekesalannya
terhadap kepemimpinan wasit Nasrullo Kabirov, setelah timnya menelan kekalahan
2-0 dari Qatar pada pertandingan perdana Grup A Piala Asia U-23 2024.
Tae-yong dengan tegas menilai bahwa
keputusan wasit terlalu memihak kepada tuan rumah. Dia menyoroti pengeluaran
kartu kuning kedua untuk pemainnya, Ivar Jenner, hanya satu menit setelah babak
kedua dimulai.
Baca Lainnya :
- Timnas U-23 Indonesia Siap Berlaga di Piala Asia U-23 2024: Persiapan, Tantangan, dan Ambisi0
- Tensi Tinggi Jelang Pertandingan Timnas Indonesia vs Vietnam: Ambisi 6 Poin Vietnam dan Kartu Mati Garuda0
- CEO Aprillia Racing Ajukan Usulan Penyusutan Balapan MotoGP di Italia dan Spanyol0
- Kyle Colonna, Bek Tinggi Asal Amerika, Siap Bergabung dengan Timnas Vietnam0
- Liga Voli Korea - Red Sparks Peringkat Ketiga, Ko Hee-jin Ingatkan Anak Asuh Jangan Terlena0
"Dalam pandangan saya, Jenner
sama sekali tidak terlibat dalam kontak fisik dengan pemain Qatar. Tetapi wasit
memberikannya kartu kuning yang mengakibatkan Jenner harus meninggalkan
lapangan," ujar Tae-yong.
Menurut Tae-yong, keputusan-keputusan
tersebut menunjukkan pertandingan tersebut seolah ditujukan untuk memberikan
kemenangan kepada Qatar.
"Saya tidak bisa menemukan kata-kata
yang tepat. Sepakbola seharusnya tidak dimainkan dengan cara seperti ini,"
tambahnya.
Tae-yong juga menyayangkan absennya
penggunaan VAR dalam situasi-situasi kontroversial tersebut.
"Pertanyaannya adalah, mengapa
VAR tidak digunakan dalam situasi seperti ini?" tandasnya.
Lebih lanjut, Tae-yong menegaskan
bahwa jika hal semacam ini terjadi di Indonesia, wasit akan menjadi bahan
ejekan.
"Jika Anda menggunakan wasit
semacam ini, di Indonesia, itu akan dianggap sebagai lelucon," ungkapnya.
Kekalahan dari Qatar membuat langkah
timnas U-23 Indonesia untuk lolos ke perempat-final semakin sulit. Terlebih
lagi, mereka akan kehilangan dua pemain kunci saat menghadapi Australia pada
Kamis mendatang.










