- Manasik Haji dan Pelepasan Jamaah Calon Haji Personil Polda Sulsel Tahun 1447 H/2026 M Berlangsung Khidmat
- Polsek Sukamaju Pantau Harga BBM, Distribusi di SPBU Tamboke dan Tolangi Tetap Normal
- Patroli Malam, Polsek Masamba Pantau Sejumlah Titik Rawan Kamtibmas
- Patroli Malam Digencarkan, Polsek Baebunta Sisir Desa Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
- Jumat Bersih di Pattimang, Polsek Malangke dan Warga Bersihkan Pasar Belawa Baru
- Satlantas Polres Luwu Utara Gencarkan Edukasi Lalu Lintas, Sasar Ojol hingga Kendaraan Overload
- Tekan Pelanggaran dan Risiko Laka, Satlantas Polres Luwu Utara Intensifkan KRYD di Jalur Nasional Masamba
- Polsek Bone-Bone Amankan Kegiatan Buka Bumi dan Lomba Ojek Gabah Sukaraya Cup 4
- Wakapolda Sulsel Buka Audit Kinerja Itwasda Tahap I 2026, Perkuat Akuntabilitas dan Kinerja Organisasi
- Kapolda Sulsel Hadiri Prosesi Adat Mattompang Arajang, Wujud Dukungan Pelestarian Budaya di Hari Jadi Bone ke-696
Wujudkan Pemilu Damai, Polda Sulsel Akan Gelar Zikir Dan Doa Kebangsaan

Sebagai wujud Ikhtiar Menuju Pemilu Aman, damai dan Sejuk, khususnya di Sulawesi Selatan. Polda Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kodam XIV/Hsn, jajaran TNI jajaran Kanwil Kemenag Sulsel bakal menggelar Dzikir dan Doa kebangsaan Dalam rangka Pemilu Damai di Masjid 99 Kubah, di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, Senin 12 Februari 2024 mendatang.
Dzikir dan Doa Kebangsaan, awal pekan depan itu, digelar untuk mewujudkan Pemilu yang Aman dan Damai di Wilayah Sulsel.
Baca Lainnya :
- Polri Imbau Masyarakat Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan Jelang Pencoblosan Pemilu 20240
- Tokoh Lintas Agama Di Sulsel Serukan Pesan Pemilu Damai Jelang 14 Pebruari 20240
- Polri Tegaskan Informasi Ketidaknetralan Kapolri di Pemilu 2024 Hoax0
Dijadwalkan Da'i kondang, Uztas Das'ad Latif bakal dihadirkan sebagai penceramah dalam acara itu dan Sejumlah pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel juga bakal hadir.
Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan, hajatan kebangsaan ini sengaja digelar untuk bermunajat dan bermohon kepada Allah Subhanahu Wata’ala agar kondusifitas pesta demokrasi 2024 terwujud di Sulsel ini.
Kapolda Sulsel juga menginginkan, agar semangat kebersamaan mewujudkan Pemilu Aman dan Damai dapat terus digaungkan dalam merawat kebhinekaan.
"Dengan adanya dzikir dan doa kebangsaan ini, kita berharap masyarakat dapat menjaga kerukunan bersama agar pesta demokrasi dapat berjalan lancar dan aman," ujar Irjen Pol Andi Rian Djajadi.
Lebih lanjut ditegaskan mantan Kapolda Kalimantan Selatan ini, sejatinya perbedaan pilihan dalam pesta demokrasi adalah hal yang lumrah. Untuk itu, masyarakat tidak boleh terpecah belah hanya karena perbedaan pilihan.
"Silahkan berbeda pilihan, karena perbedaan itu adalah keniscayaan. Tapi pesan saya, jangan karena perbedaan kita terpecah belah," ucap Andi Rian.
Rencananya Dzikir dan Doa Kebangsaan ini bakal dihadiri kurang lebih 3.000 jamaah selain dari unsur TNI dan Polri juga dari berbagai komunitas dan lapisan masyarakat lainnya.










