- Kapolda Sulsel Pimpin Apel Gelar Pasukan Silaturahmi Kamtibmas, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Sulawesi Selatan
- Hari Jadi ke-78 Polwan, Polwan Polres Luwu Utara Sambangi Purnawirawan, Rawat Silaturahmi Lintas Generasi
- KAPOLRES LUWU UTARA SEKOLAH, PIMPIN UPACARA HINGGA MINTA GURU RAZIA PONSEL SISWA
- Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Masamba Intensifkan Patroli Malam di Sejumlah Wilayah
- Cegah Tawuran , Polsek Baebunta Amankan Tiga Remaja di Perbatasan Salassa-Baebunta
- Polda Sulsel Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026, Teguhkan Semangat Perjuangan dan Pengabdian
- Bhabinkamtibmas Polsek Masamba Monitoring Persiapan Cetak Sawah di Rampi, Dukung Program Ketahanan Pangan
- Kapolda Sulsel Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Rujab Gubernur Sulsel
- Peringati HUT ke-81 RI, Kapolres Luwu Utara Tekankan Pentingnya Pengabdian dan Profesionalisme Polri
- Kapolri: 895 Jembatan Merah Putih Presisi Berikan Manfaat bagi 2 Juta Masyarakat
Wujudkan Pemilu Damai, Polda Sulsel Akan Gelar Zikir Dan Doa Kebangsaan

Sebagai wujud Ikhtiar Menuju Pemilu Aman, damai dan Sejuk, khususnya di Sulawesi Selatan. Polda Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kodam XIV/Hsn, jajaran TNI jajaran Kanwil Kemenag Sulsel bakal menggelar Dzikir dan Doa kebangsaan Dalam rangka Pemilu Damai di Masjid 99 Kubah, di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, Senin 12 Februari 2024 mendatang.
Dzikir dan Doa Kebangsaan, awal pekan depan itu, digelar untuk mewujudkan Pemilu yang Aman dan Damai di Wilayah Sulsel.
Baca Lainnya :
- Polri Imbau Masyarakat Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan Jelang Pencoblosan Pemilu 20240
- Tokoh Lintas Agama Di Sulsel Serukan Pesan Pemilu Damai Jelang 14 Pebruari 20240
- Polri Tegaskan Informasi Ketidaknetralan Kapolri di Pemilu 2024 Hoax0
Dijadwalkan Da'i kondang, Uztas Das'ad Latif bakal dihadirkan sebagai penceramah dalam acara itu dan Sejumlah pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel juga bakal hadir.
Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan, hajatan kebangsaan ini sengaja digelar untuk bermunajat dan bermohon kepada Allah Subhanahu Wata’ala agar kondusifitas pesta demokrasi 2024 terwujud di Sulsel ini.
Kapolda Sulsel juga menginginkan, agar semangat kebersamaan mewujudkan Pemilu Aman dan Damai dapat terus digaungkan dalam merawat kebhinekaan.
"Dengan adanya dzikir dan doa kebangsaan ini, kita berharap masyarakat dapat menjaga kerukunan bersama agar pesta demokrasi dapat berjalan lancar dan aman," ujar Irjen Pol Andi Rian Djajadi.
Lebih lanjut ditegaskan mantan Kapolda Kalimantan Selatan ini, sejatinya perbedaan pilihan dalam pesta demokrasi adalah hal yang lumrah. Untuk itu, masyarakat tidak boleh terpecah belah hanya karena perbedaan pilihan.
"Silahkan berbeda pilihan, karena perbedaan itu adalah keniscayaan. Tapi pesan saya, jangan karena perbedaan kita terpecah belah," ucap Andi Rian.
Rencananya Dzikir dan Doa Kebangsaan ini bakal dihadiri kurang lebih 3.000 jamaah selain dari unsur TNI dan Polri juga dari berbagai komunitas dan lapisan masyarakat lainnya.










