- Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar Serukan Kedamaian Pascatragedi Driver Ojol
- Hadiri Pemakaman Affan Kurniawan di TPU Karet Bivak, Kapolda Metro Sampaikan Permohonan Maaf
- Latpra Ops Sikat Lipu 2025: Polres Luwu Utara Siapkan Langkah Terpadu Berantas Kejahatan Jalanan
- Polres Luwu Utara Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani, Kapolres Turun Langsung Pantau Personel
- Dipimpin Kapolsek, Polsek Mappedeceng Gelar Penertiban Retribusi Tambang Galian C di Luwu Utara
- Wakapolres Luwu Utara Jadi Pembina Upacara di SMA Negeri 8, Tekankan Pentingnya Menjauhi Narkoba dan Kekerasan
- Cegah Aksi Kejahatan, Polisi Himbau Masyarakat Jangan Mudah Tergiur Tawaran Menggiurkan
- Satlantas Polres Luwu Utara Gelar Patroli Sore, Cegah Kemacetan dan Balap Liar di Masamba
- Tim Minggu Kasih Jadi Wadah Aspirasi dan Keluhan Masyarakat Toraja
- Polres Luwu Utara Tegaskan Komitmen Kamtibmas Lewat Patroli Malam Sat Samapta
Wujudkan Pemilu Damai, Polda Sulsel Akan Gelar Zikir Dan Doa Kebangsaan

Sebagai wujud Ikhtiar Menuju Pemilu Aman, damai dan Sejuk, khususnya di Sulawesi Selatan. Polda Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kodam XIV/Hsn, jajaran TNI jajaran Kanwil Kemenag Sulsel bakal menggelar Dzikir dan Doa kebangsaan Dalam rangka Pemilu Damai di Masjid 99 Kubah, di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, Senin 12 Februari 2024 mendatang.
Dzikir dan Doa Kebangsaan, awal pekan depan itu, digelar untuk mewujudkan Pemilu yang Aman dan Damai di Wilayah Sulsel.
Baca Lainnya :
- Polri Imbau Masyarakat Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan Jelang Pencoblosan Pemilu 20240
- Tokoh Lintas Agama Di Sulsel Serukan Pesan Pemilu Damai Jelang 14 Pebruari 20240
- Polri Tegaskan Informasi Ketidaknetralan Kapolri di Pemilu 2024 Hoax0
Dijadwalkan Da'i kondang, Uztas Das'ad Latif bakal dihadirkan sebagai penceramah dalam acara itu dan Sejumlah pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel juga bakal hadir.
Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan, hajatan kebangsaan ini sengaja digelar untuk bermunajat dan bermohon kepada Allah Subhanahu Wata’ala agar kondusifitas pesta demokrasi 2024 terwujud di Sulsel ini.
Kapolda Sulsel juga menginginkan, agar semangat kebersamaan mewujudkan Pemilu Aman dan Damai dapat terus digaungkan dalam merawat kebhinekaan.
"Dengan adanya dzikir dan doa kebangsaan ini, kita berharap masyarakat dapat menjaga kerukunan bersama agar pesta demokrasi dapat berjalan lancar dan aman," ujar Irjen Pol Andi Rian Djajadi.
Lebih lanjut ditegaskan mantan Kapolda Kalimantan Selatan ini, sejatinya perbedaan pilihan dalam pesta demokrasi adalah hal yang lumrah. Untuk itu, masyarakat tidak boleh terpecah belah hanya karena perbedaan pilihan.
"Silahkan berbeda pilihan, karena perbedaan itu adalah keniscayaan. Tapi pesan saya, jangan karena perbedaan kita terpecah belah," ucap Andi Rian.
Rencananya Dzikir dan Doa Kebangsaan ini bakal dihadiri kurang lebih 3.000 jamaah selain dari unsur TNI dan Polri juga dari berbagai komunitas dan lapisan masyarakat lainnya.
