- Kapolda Sulsel Buka Pendidikan Bintara Polri Gelombang II TA 2026, Cetak Generasi Bhayangkara Berintegritas dan Profesional
- Pastikan Personil Tetap Prima, Polres Luwu Utara Gelar Pemeriksaan Kesehatan Berkala.
- Kapolda Sulsel Buka Rakernis SDM TA 2026, Tekankan Peran Strategis SDM Wujudkan Polri Presisi
- Ibadah Perdana Wakapolda Sulsel Bersama Personel Oikumene, Perkuat Iman dan Kebersamaan
- Satlantas Polres Luwu Utara Raih Juara I “Polantas Menyapa” Tingkat Polda Sulsel, Bukti Pelayanan Humanis dan Presisi
- Empat Kali Berturut-Turut, Polres Luwu Utara Raih Penghargaan IKPA Terbaik dari Kapolri
- Polres Luwu Utara Gelar Upacara Pemakaman Kedinasan untuk Almarhum AIPDA Putu Ana, Wujud Penghormatan Terakhir Bhayangkara
- Semarak Bhayangkara ke-80, Polda Sulsel Gelar Olahraga Bersama Masyarakat
- Mutasi Jabatan Polri 2026, Sejumlah Pejabat Polda Sulsel Alami Rotasi Jabatan
- Polri Mutasi 1.121 Personel, Perkuat Organisasi hingga Daerah
Bagi Seragam Baru Satlinmas, Indah Tegas Tak Boleh Ada Pemilihan Ulang di Lutra
Masamba Luwu Utara -- 2.148 anggota Satlinmas menerima seragam baru di Aula La Galigo Kantor Bupati Luwu Utara, Selasa (12/2/2024).
Seragam tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani secara simbolis.
"Selamat kepada anggota satlinmas yang mendapat seragam baru. Diharapkan ini menjadi penyemangat bagi teman-teman yang akan melaksanakan tugas di TPS besok," ucap Indah.
Baca Lainnya :
"Ada 2.148 anggota satlinmas dan 2002 di antaranya akan bertugas menjaga kondusivitas wilayah di 1001 TPS yang tersebar di seluruh desa. Tugasnya tidak mudah karena tidak hanya saat pencoblosan tapi sampai tuntasnya penghitungan suara," jelas Isteri Anggota DPR RI, Muhammad Fauzi ini.
Satlinmas, lanjut Indah, ditugaskan untuk membuat kondisi stabil dan kondusif.
"Kita berkomitmen selain mewujudkan pemilu aman dan lancar, juga adil dan jujur. Tidak boleh ada pemilihan ulang di Kabupaten Luwu Utara," tegas Indah.
"Kepada teman-teman camat, sekcam kades, dan lurah, berikan dukungan full terhadap penyelenggara dan pengawas. Sebab kondusivitas wilayah menjadi harga mati dan tanggung jawab bersama," pinta bupati dua periode ini.
Indah pun berharap tidak ada kejadian menonjol yang terjadi pada pemilu 2024, besok.
"Filosofinya kalau ada api kecil maka segera padamkan apinya; sekecil apapun potensi masalah yang muncul di TPS maka segera selesaikan. Tidak ada gembok yang tidak punya kunci, tidak ada masalah yang tidak punya solusi," pesan Indah.










