- Satlantas Polres Luwu Utara Gencarkan Edukasi Lalu Lintas, Sasar Ojol hingga Kendaraan Overload
- Tekan Pelanggaran dan Risiko Laka, Satlantas Polres Luwu Utara Intensifkan KRYD di Jalur Nasional Masamba
- Polsek Bone-Bone Amankan Kegiatan Buka Bumi dan Lomba Ojek Gabah Sukaraya Cup 4
- Wakapolda Sulsel Buka Audit Kinerja Itwasda Tahap I 2026, Perkuat Akuntabilitas dan Kinerja Organisasi
- Kapolda Sulsel Hadiri Prosesi Adat Mattompang Arajang, Wujud Dukungan Pelestarian Budaya di Hari Jadi Bone ke-696
- Polsek Jajaran Polres Luwu Utara Gencarkan Patroli KRYD, Antisipasi Gangguan Kamtibmas
- Pastikan Ibadah Jumat Agung Berjalan Aman, Bhabinkamtibmas Polsek Sabbang Laksanakan Pengamanan Prosesi Jalan Salib di Desa Tete Uri
- Bersama Forkopincam, Kapolsek Baebunta Imbau Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba
- Kapolda Sulsel Pimpin Upacara Penyerahan Jabatan Karolog Polda Sulsel dalam Rangka Purna Tugas
- Patroli Dialogis Perintis Presisi, Sat Samapta Polres Luwu Utara Jaga Stabilitas Kamtibmas di Pasar dan Permukiman Warga
Bupati Luwu Utara Sampaikan 4 Pesan pada momen Isra Mi\\

Luwu Utara -- Memperingati 27 Rajab sebagai peringatan peristiwa Isra Mi'raj, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menyampaikan 4 pesan yang dapat dipetik oleh umat Islam dari momen ini.
Pesan pertama, dalam kehidupan ini, manusia akan selalu bermi'raj atau berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, dan dari waktu ke waktu akan mengalami perubahan dan mengalami perbaikan.
"Yang kedua, adanya perintah langsung dari Allah untuk melaksanakan salat 5 waktu, yang kemudian menjadi syariat tak terpisahkan bagi kita sebagai umat Muslim," kata Indah.
Baca Lainnya :
"Ketiga, ketaatan terhadap setiap perintah yang diberikan oleh Allah. Kemudian yang keempat adalah kedisiplinan, apabila kita salat 5 Waktu, maka akan terbangun sikap disiplin, sekaligus menghindarkan kita dari perbuatan yang mungkar," jelasnya pada peringatan Isra Mi'raj 1445 Hijriah tahun 2024, yang diselenggarakan di Masjid Al-Ikhwan, Desa Saptamarga, Kecamatan Sukamaju, Jumat, (9/2/2024).
Orang nomor satu di Luwu Utara itu kemudian mengungkapkan bahwa terdapat benang merah antara pesan dari peringatan hari Isra Mi'raj dengan kehidupan sosial masyarakat saat ini.
"Tentu hal ini berkaitan erat dengan kehidupan kita sebagai bagian dari masyarakat. Di dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, pemerintah kita pasti akan mengeluarkan perintah, mengeluarkan aturan guna menjamin dan menjaga ketertiban di dalam masyarakat," paparnya.
Seluruh perintah dan aturan tersebut perlu dipatuhi oleh semua pihak.
"Dan sama halnya menaati dan melakukan seluruh perintah dari Allah dan melaksanakan Sunnah dari Rasulullah. Kita juga perlu menaati setiap perintah atau aturan yang telah dikeluarkan Pemerintah kita dengan baik, selama perintah tersebut tidak membawa kepada kemudaratan," tambah isteri dari Anggota DPR RI, Muhammad Fauzi ini.
Pada kesempatan tersebut, Indah juga mengingatkan para jemaah atau masyarakat yang hadir agar menggunakan hak pilihnya dengan baik.
"Kami berharap, semuanya mengambil bagian dalam menyukseskan pemilu 2024 ini. Saya yakin, kita semua sudah mempertimbangkan pilihan kita dengan baik, terutama mempertimbangkan kebermanfaatannya terhadap masyarakat, bangsa dan negara. Oleh karena itu, mari kita menghargai segala upaya yang sudah dilakukan oleh saudara-saudara kita dengan saling menjaga satu sama lain, menjaga kondusifitas, meskipun pilihan kita berbeda," harap bupati perempuan pertama di Sulsel itu mengingat pemilihan umum 2024 tinggal beberapa hari lagi.
Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa tidak ada pilihan yang salah, semua pilihan itu benar.
"Yang terpenting adalah memilih yang kita anggap bisa memberikan lebih banyak manfaat kepada lebih banyak orang. Gunakan hak pilih kita dan jadilah pemilih yang cerdas," pesan Indah.










