- Melalui Jumat Keliling di Masjid Al Mukhlishin, Kapolda Sulsel Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat dalam Menjaga Kamtibmas
- Kapolda sulsel pimpin Apel Operasi Patuh Pallawa 2026, Kedepankan Edukasi Humanis dan Keselamatan Berlalu Lintas
- SPN Polda Sulsel Resmi Buka Pelatihan Remaja Cinta Damai, Langkah Nyata Cegah Perkelahian dan Gangguan Kamtibmas
- Lewat Subuh Keliling, Kapolda Sulsel Hidupkan Semangat Tudang Sipulung, Perkuat Polisi Bersama Masyarakat Jaga Kamtibmas
- Kapolda Sulsel Siapkan Diklat Sadar Diri bagi Pelaku Perkelahian Kelompok: “Tahu-Tahu Diklat, Tahu-Tahu Sadar Diri
- Ditres PPA dan PPO Polda Sulsel Gelar Patroli Dialogis, Sasar Anak Muda dan Kelompok Rentan pada Dini Hari
- Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin Laksanakan Safari Jumat di Masjid Nurul Iman Telkom Makassar
- Dir PPA PPO Polda Sulsel Kunjungi Anak Korban Kekerasan Seksual, Pastikan Pendampingan dan Penegakan Hukum Berkeadilan
- Polda Sulsel Mengungkap Kasus Penipuan Online Bermodus Phishing
- Polda Sulsel Gelar Upacara Serah Terima Pataka Pallawa Lipu, Simbol Pergantian Kepemimpinan
Pesawat Wings Air Ditembak di Bandara Dekai, Papua Pegunungan, Diduga Oleh Kelompok Bersenjata

Bandara Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan, 17 Februari 2024 - Pesawat Wings Air menjadi sasaran tembakan di Bandara Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan, yang diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB). Kapolres Yahukimo, AKBP Heru Hidayanto, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut diduga dilakukan oleh KKB.
"Diduga dilakukan oleh KKB," ungkap AKBP Heru Hidayanto seperti dilansir detikSulsel pada Sabtu (17/2/2024).
Menurut keterangan AKBP Heru, aparat TNI-Polri telah melakukan upaya pengejaran terhadap kelompok bersenjata tersebut. Namun, upaya pengejaran tersebut harus dihentikan karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan untuk dilanjutkan.
Baca Lainnya :
- Komeng, Komedian Terkemuka, Meraih Suara Tinggi di Pemilu Anggota DPD Jawa Barat 20240
- Tim Bulu Tangkis Indonesia Bersiap Hadapi Pertandingan Pamungkas di BATC 20240
"Jadi, pasca dari kejadian itu tim TNI-Polri langsung bergerak merespons untuk melakukan pengejaran. Namun, mereka karena di seberang Kali Brasa sehingga kita tidak dapat mengejar karena kalinya cukup deras," jelasnya.
Kendati demikian, AKBP Heru menyatakan kekhawatirannya bahwa melanjutkan pengejaran tersebut dapat membahayakan keselamatan aparat keamanan. Oleh karena itu, keputusan diambil untuk mundur demi keselamatan personel.
"Dikhawatirkan apabila kami memaksa untuk mengejar menyeberangi kali tersebut justru nanti malah aparat TNI-Polri yang merespons itu dikhawatirkan justru nanti menjadi korban," tambahnya.
Insiden penembakan ini menyoroti keberlanjutan ketegangan dan ancaman keamanan yang terus berlangsung di wilayah Papua, khususnya terkait dengan aktivitas KKB. Pihak kepolisian terus melakukan upaya untuk menangani situasi tersebut demi menjaga keamanan dan stabilitas di daerah tersebut.










