- Kapolri: 895 Jembatan Merah Putih Presisi Berikan Manfaat bagi 2 Juta Masyarakat
- Bhakti Sosial Oikumene Polda Sulsel Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Diresmikan Serentak di Seluruh Indonesia, Dua Jembatan Merah Putih di Luwu Utara Perkuat Akses Antarwilayah
- Wakapolda Sulsel Pimpin Rakor Perencanaan dan Penganggaran Polda Sulsel Tahun 2026, Dorong Program Kerja Tepat Sasaran
- Konferensi Pers Ditresnarkoba Polda Sulsel Ungkap 12 Kasus Tindak Pidana Narkoba Periode Agustus 2026
- BUPATI-KAPOLRES KOMPAK TUMBANGKAN TUAN RUMAH USAI UPACARA PEMBUKAAN RANGKAIAN HUT RI TINGKAT KECAMATAN SEKO
- Cegah Konflik Berkembang, Bhabinkamtibmas Polsek Baebunta Fasilitasi Mediasi Sengketa Batas Lahan
- Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Bone-Bone Patroli hingga Desa Bungapati
- Polres Luwu Utara Tingkatkan Patroli Malam, KRYD Sasar Titik Rawan Gangguan Kamtibmas
- Semarakkan HUT ke-81 RI, Bhayangkara Luwu Utara FC dan APDESI Sajikan Laga Persahabatan Berakhir Imbang 2-2
Diresmikan Serentak di Seluruh Indonesia, Dua Jembatan Merah Putih di Luwu Utara Perkuat Akses Antarwilayah
Diresmikan Serentak di Seluruh Indonesia, Dua Jembatan Merah Putih di Luwu Utara Perkuat Akses Antarwilayah

LUWU UTARA – Sebanyak 895 Jembatan Merah Putih Presisi di berbagai wilayah Indonesia diresmikan secara serentak melalui Zoom Meeting, Kamis (13/8/2026).
Peresmian tersebut dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Baca Lainnya :
- BUPATI-KAPOLRES KOMPAK TUMBANGKAN TUAN RUMAH USAI UPACARA PEMBUKAAN RANGKAIAN HUT RI TINGKAT KECAMATAN SEKO0
- Cegah Konflik Berkembang, Bhabinkamtibmas Polsek Baebunta Fasilitasi Mediasi Sengketa Batas Lahan0
- Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Bone-Bone Patroli hingga Desa Bungapati0
- Polres Luwu Utara Tingkatkan Patroli Malam, KRYD Sasar Titik Rawan Gangguan Kamtibmas0
- Semarakkan HUT ke-81 RI, Bhayangkara Luwu Utara FC dan APDESI Sajikan Laga Persahabatan Berakhir Imbang 2-20
Di Kabupaten Luwu Utara, peresmian Jembatan Merah Putih Satya Haprabu berlangsung di dua lokasi, yakni jembatan yang menghubungkan Desa Hasana dengan Desa Mekar Jaya Tondok, Kecamatan Mappedeceng, serta jembatan di Dusun Salusule, Desa Laba, yang menghubungkan dengan Desa Pombakka, Kecamatan Masamba.
Kegiatan di kedua lokasi tersebut juga mencakup jajaran Forkopimda dan unsur TNI-Polri. Di lokasi Desa Hasana, hadir Kapolres Luwu Utara AKBP Nugraha Pamungkas, SIK, MH, Wakil Bupati Luwu Utara Jumail Mappile, S.IP., M.Si., Ketua DPRD Luwu Utara Husain, SE, Ketua Pengadilan Negeri Luwu Utara Yanto Arianto, SH, MH, serta sejumlah pejabat TNI-Polri dan pemerintah daerah.
Sementara di lokasi Desa Laba, melibatkan Wakapolres Luwu Utara Kompol Andi Muh. Syafei, S.Sos., MH, Danyon D Pelopor Sat Brimobda Sulsel Kompol Laode Rusli, SE, bersama jajaran pemerintah daerah, TNI-Polri, pemerintah desa, tokoh masyarakat dan warga.
Peresmian diawali dengan rangkaian kegiatan secara nasional melalui video konferensi. Dalam kesempatan tersebut ditampilkan kolaborasi TNI-Polri dalam pembangunan jembatan Merah Putih dan penyediaan sumber air bersih di berbagai daerah.
Presiden Prabowo Subianto kemudian secara resmi meresmikan pembangunan jembatan TNI-Polri dan sumber air bersih yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses dan fasilitas yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Di Luwu Utara, keberadaan Jembatan Merah Putih Satya Haprabu memiliki arti penting bagi warga. Jembatan di wilayah Mappedeceng menjadi penghubung Desa Hasana dengan Desa Mekar Jaya Tondok menuju wilayah Kecamatan Sukamaju. Akses tersebut selama ini dibutuhkan masyarakat, khususnya untuk mendukung aktivitas pertanian dan perkebunan.
Sementara jembatan di Dusun Salusule, Desa Laba, Kecamatan Masamba, memiliki panjang sekitar 50 meter dan menghubungkan wilayah Desa Laba dengan Desa Pombakka. Kehadiran jembatan tersebut juga membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat dan anak-anak sekolah dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Penggunaan peresmian secara nasional, masyarakat dan anak-anak sekolah di kedua lokasi diberi kesempatan melintasi jembatan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. Momen tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa fasilitas yang dibangun telah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Kapolres Luwu Utara AKBP Nugraha Pamungkas, SIK, MH mengatakan, kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas dan mendukung aktivitas ekonomi warga.
Menurutnya, keterlibatan Polri dalam program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat merupakan bagian dari komitmen untuk terus hadir memberikan dan manfaat pelayanan di tengah masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana fasilitas ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, baik untuk mobilitas, pendidikan maupun aktivitas ekonomi. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun ini,” ujar Nugraha.
Peresmian Jembatan Merah Putih Satya Haprabu di Kabupaten Luwu Utara berlangsung aman dan tertib. Kehadiran TNI-Polri bersama pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
Bagi masyarakat Luwu Utara, jembatan tersebut bukan sekadar penghubung dua wilayah. Infrastruktur itu menjadi akses baru yang diharapkan mampu memangkas keterisolasian, memperlancar aktivitas warga dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di wilayah yang selama ini bergantung pada akses penyeberangan.
Dengan diresmikannya Jembatan Merah Putih Satya Haprabu, kolaborasi TNI-Polri kembali hadir dalam bentuk pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga tingkat desa.









