- Polda Sulsel Mengungkap Kasus Penipuan Online Bermodus Phishing
- Polda Sulsel Gelar Upacara Serah Terima Pataka Pallawa Lipu, Simbol Pergantian Kepemimpinan
- Penikaman di Pantai Seta-Seta Tewaskan Satu Orang, Kapolres dan Wakil Bupati Turun Redam Kondisi
- Jelang Hari Jadi ke-24 Propam Polri, Sipropam Luwu Utara Berbagi Sembako kepada Warga
- Polda Sulsel Ungkap Perkembangan Penyidikan Dugaan Korupsi dan TPPU Terkait Perizinan di Kabupaten Gowa
- Polrestabes Makassar Transparan Tangani Peristiwa di Tallo, Propam dan Itwasda Lakukan Pendalaman
- Cegah Aksi Balasan, Kapolsek Sabbang Temui Warga dan Kawal Korban melapor ke Polres Luwu Utara
- Cegah Narkoba Menjerat Pelajar, Satresnarkoba Luwu Utara Edukasi Calon Paskibra
- Police Goes to School, Satlantas Luwu Utara Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
- Cegah Tawuran Remaja, Polsek Baebunta Intensifkan Patroli Biru di Sejumlah Desa
Sempat Viral di Medsos, Kapolres Luwu Utara Perintahkan Kasat Reskrim dan Kanit PPA Tindak Lanjuti Kasus Perkelahian Siswa
Sempat Viral di Medsos, Kapolres Luwu Utara Perintahkan Kasat Reskrim dan Kanit PPA Tindak Lanjuti Kasus Perkelahian Siswa

Luwu Utara, 7 Oktober 2024 – Sebuah video yang memperlihatkan perkelahian antar siswa di SDN 101 Bone, Kel.Bone Kec.Masamba, Kabupaten Luwu Utara, viral di media sosial dan menarik perhatian publik. Merespons cepat insiden tersebut, Kapolres Luwu Utara, AKBP Muh Husni Ramli, segera memerintahkan Kasat Reskrim AKP Muh Althof Zainudin dan Kanit PPA AIPDA Yuliany, S.H., untuk mengambil langkah tegas.
Kapolres memerintahkan agar dilakukan pertemuan segera dengan pihak sekolah dan keluarga yang terlibat guna mencari solusi damai. Pada Senin pagi, sekitar pukul 09.00 WITA, Unit PPA Sat Reskrim Polres Luwu Utara menghadiri pertemuan di SDN 101 Bone, Kel.Bone Kec.Masamba Kab.Luwu Utara. Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Drs. Misbah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Utara, Tawakkal, S.Pd., M.Si., Kepala UPT SDN 101 Bone, dan Suharto, S.Pd., Kabid SD Dinas Pendidikan. Kedua siswa yang terlibat perkelahian, beserta orang tua mereka, juga turut hadir.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah ini secara damai dan kekeluargaan, tanpa melibatkan proses hukum lebih lanjut. "Kami berharap penyelesaian ini bisa menjadi contoh, bahwa setiap masalah bisa diselesaikan dengan baik tanpa perlu berlarut-larut," ujar Drs. Misbah.
Baca Lainnya :
- Pastikan Logistik Pilkada 2024 Dalam Keadaan Kondusif, Wakapolres Luwu Utara Pimpin Pengecekan Ke Gudang KPU0
- Unit Resmob Polres Luwu Utara Tangkap Pria Aniaya Tetangga Diduga karena Kesal Istrinya Diintip0
- Di Backup Resmob Polres Palopo, Resmob Polres Luwu Utara Berhasil Tangkap Pelaku Penipuan0
- Perselisihan Soal Sandal Berujung Penusukan, Pelaku Berhasil diringkus Gabungan Resmob dan polsek Malangke Polres Luwu Utara.0
- Polres Luwu Utara Gelar Kegiatan Sosial dan Penghargaan dalam Rangka HUT Bhayangkara Lalu Lintas ke-69*0
Selain itu, pihak sekolah meminta agar para orang tua lebih memperhatikan penggunaan handphone oleh anak-anak mereka. "Penggunaan handphone secara tidak terkontrol menjadi salah satu penyebab timbulnya masalah ini, di mana siswa merekam dan menyebarkan konten kekerasan," jelas Suharto.
Kapolres Luwu Utara AKBP Muh Husni Ramli, dalam pernyataannya, juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan teknologi oleh anak-anak. "Ini menjadi pelajaran penting bahwa pengawasan terhadap penggunaan perangkat digital oleh siswa harus diperketat demi mencegah insiden serupa di masa depan," tegas AKBP Muh Husni Ramli.
Langkah preventif ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan kondusif, serta mencegah terulangnya insiden serupa di kemudian hari.










