- Cegah Tawuran Remaja, Polsek Baebunta dan Pemerintah Kecamatan Mediasi Dua Kelompok
- Patroli Malam Polsek Sukamaju Sasar Empat Desa, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
- Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers Penegakan Hukum Penyalahgunaan BBM Bersubsidi
- Pantau Penyaluran BBM, Polsek Sabbang Pastikan Distribusi di SPBU Berjalan Tertib
- HUT ke-71 Lalu Lintas, Satlantas Polres Luwu Utara Berbagi Sembako kepada Ojek Konvensional
- Munte dan Karondang Sepakat Akhiri Konflik, TNI-Polri Kawal Perdamaian
- Unhas dan UMI Perkuat Ekosistem Ilmu Kepolisian Hadapi Kompleksitas Zaman
- Cegah Fatalitas Laka Lalu, Satlantas Polres Luwu Utara Tertibkan Pengendara di Masamba
- 322 Personil Diterjunkan, Perkuat Edukasi Polri dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla
- Patroli Malam Polsek Sukamaju Sisir Sejumlah Desa, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
Tiga Personel Polsek Wulanggitang Jadi Relawan Kemanusiaan Dampak Erupsi Gunung Lewotobi
Tiga Personel Polsek Wulanggitang Jadi Relawan Kemanusiaan Dampak Erupsi Gunung Lewotobi

Jakarta. Tiga personel Polri dari Polsek Wulanggitang, Polres Flores Timur, Polda NTT menunjukkan dedikasi tinggi sebagai relawan kemanusiaan dalam membantu masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Sejak erupsi pertama yang terjadi pada akhir 2023 hingga Juli 2025, aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki masih berlangsung secara fluktuatif.
Dalam situasi ini, ketiga anggota bhabinkamtibmas, yakni Bripka Paulus Bura Hadjon, Bripka Semarno Nenotek, dan Aipda Hardiman, terus turun tangan memberikan bantuan langsung kepada warga.
Baca Lainnya :
- Kapolda Jabar Tanam Jagung Serentak di Sumedang, Dukung Kemandirian Pangan dan Kesejahteraan Petani0
- Kerjasama Apik KPLP dan Dit. Resnakoba Polda Riau Berbuah Manis0
- Kapolda Jatim Ikut Turun Cari Korban KMP Tunu Pratama yang Tenggelam di Selat Bali0
- Ops Damai Cartenz-2025 Pererat Kebersamaan dan Motivasi Anak-anak di Kulirik0
- Polri Tegaskan Ijazah Jokowi Asli dan Sah, Tidak Ditemukan Unsur Pidana0
Mereka terlibat aktif dalam penyemprotan serta pembersihan rumah dan jalan yang tertutup abu vulkanik. Termasuk saat erupsi kembali terjadi pada 7 Juli 2025 sekitar pukul 11.05 WITA, para personel ini tetap hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pertolongan.
Dedikasi ketiga polisi ini tak luntur meski asrama Polsek Wulanggitang yang mereka tempati ikut terdampak erupsi sejak 4 November 2024 lalu. Bangunan rusak dan tak lagi layak huni, namun semangat pengabdian tetap menyala.
Sikap tak kenal pamrih mereka menjadi wujud nyata dari semboyan “Polri untuk Masyarakat”, yang terus hidup dalam tindakan nyata di tengah krisis.










